Noordin Punya Ilmu Hitam?

Baru tadi siang, adik saya menyaksikan sebuah kilasan berita di acara Expose yang ditayangkan oleh tvOne, kebetulan mengenai sosok terhangat pekan ini, Noordin M Top. Kebetulan, saat itu saya berada di kamar sebelum dia berteriak memberi tahu saya. Teriakannya, yang membuat saya bersemangat lari ke ruang keluarga itu, terkait dengan kabar yang diberikan oleh tvOne dalam salah satu kilasan beritanya. Sebenarnya, cuplikan acara tersebut masih belum pas disebut berita. Kenapa? Ini jawabannya.

Dalam cuplikan tersebut, narator menyebutkan dengan nada tanya, “Apakah Noordin memiliki ilmu gaib untuk meloloskan diri dari kejaran polisi?” Petikan ini tak bisa disebut berita karena pernyataan ini masih berbentuk pertanyaan, yang mana, pertanyaan jelas berbeda dengan berita. Itu pertama. Kedua, sekalipun ini sebuah retorika untuk menggiring opini publik supaya publik percaya bahwa Noordin memiliki ilmu gaib, tetap saja kita harus tetap kritis dalam menghadapinya.

Noordin, terlepas dari segala kontroversi dan benar atau tidaknya tindakannya dalam meprakarsai aksi bom di beberapa tempat di Indonesia, berhak untuk mendapatkan pemberitaan yang adil dalam setiap peliputan mengenai dirinya. Termasuk juga, mendapatkan ulasan yang benar mengenai dirinya dan tindakannya. Dalam cuplikan berita itu, poin pertama yang baru saja saya sebutkan sepertinya tak perlu dibahas lagi dalam blog ini, mengingat kita sudah sama-sama maklum bahwa pertanyaan bukanlah berita.

Yang menarik adalah bila pernyataan sang narator tvOne tersebut berupaya untuk membentuk opini publik melalui sebuah retorika yang dibungkus melalui dugaan-dugaan. Mengapa menarik? Karena, bila kita melihat permasalahan secara adil, kita akan menemukan fakta bahwa opini tersebut tak layak untuk mendapat perhatian serius. Jujur saja, ketika saya melihat berita tersebut di televisi, di pikiran saya langsung terlintas sebuah kegelian. Noordin punya ilmu hitam? Yang benar saja!

Ada satu alasan penting mengapa saya menolak statemen narrator tvOne itu. Yaitu, bila benar Noordin mengklaim bahwa usahanya adalah salah satu bentuk jihad, terlepas dari kontroversi mengenai benar atau tidak upayanya tersebut, saya berani memastikan, opini tersebut sebatas khayalan sang penulis berita saja. Ya, jihad merupakan salah satu ibadah serius dalam Islam. Melihat betapa seriusnya ibadah tersebut, juga betapa rumitnya dan begitu banyaknya ayat al Quran dan nash hadis yang diperlukan untuk menyikapi ibadah jihad tersebut, sungguh tak mungkin pembelajaran Noordin mengenai Islam terjadi begitu singkat dan dengan tingkat pemahaman setengah-setengah. Seorang yang intens dalam jihad, selalu mempertimbangkan baik buruknya, dan benar tidaknya. Mengapa? Jawabannya simpel. Karena jihad menyangkut hidup dan mati seorang mujahid tersebut.

Tak mungkin kita bisa memutuskan untuk mati tanpa memiliki dasar-dasar ideologi yang kuat mengenai hal-hal yang kita yakini, dalam hal ini Islam barangkali. Faktanya, di dalam ajaran Islam, aqidah adalah satu ideologi utama yang harus dipahami oleh setiap muslim hingga keyakinan tertanam dalam hatinya. Nah, aspek pokok dari aqidah tersebut adalah menjauhi perbuatan syirik. Sedangkan, kita tahu bahwa segala bentuk sihir, perdukunan, dan sebagainya adalah perbuatan syirik. Saya kira, tak perlu kita bahas lebih jauh, mengingat ini adalah permasalahan yang sangat sederhana untuk dipahami oleh kaum muslimin.

Sekali lagi, bila Noordin mengklaim bahwa usahanya adalah salah satu bentuk dari jihad, maka saya, meski tak pernah bertemu dengannya secara langsung, berani memastikan Noordin tidak pernah menggunakan ‘ilmu hitam’ seperti yang diisukan tersebut.
Berkenaan dengan hal ini, saya meminta pada para penggiat media, supaya berkenan meluangkan sedikit waktu untuk merenungi dan berpikir mengenai kemungkinan-kemungkinan yang muncul. Mohon berikan berita dan ulasan yang cerdas bagi masyarakat. Sudah cukup kiranya rakyat Indonesia dibodohi dengan film-film horor yang tak bermutu. Sudah cukup kiranya mitos yang berkembang di masyarakat mengenai takhayul yang tak jarang konyol dan menggelikan. Semua ini membuat kita tak mampu berpikir jernih. Semua ini membuat kita tak dapat mempertimbangkan segala sesuatu secara rasional.

Saya awalnya tidak yakin ini merupakan berita yang tersebar luas di media atau tidak. Bahkan, saya pun tak tahu apakah program Expose merupakan sebuah acara infotainment ataukah program berita resmi, mengingat berita tentang Noordin ini disandingkan dengan berita perseteruan Pasha Ungu dengan sang isteri. Namun, setelah saya mengonfirmasinya di beberapa media online, saya sudah yakin bahwa berita ini telah tersebar luas pada masyarakat. Apapun, yang jelas, sebagai pengarah opini publik, anda bertanggung jawab untuk mengarahkan opini publik tersebut ke arah yang lebih baik. Ke arah yang lebih mencerdaskan bangsa. Bukannya ke arah yang semakin menyuburkan kebodohan di tengah masyarakat.

Bagi pembaca, saya tentu sangat menghargai dan memandang tinggi tingkat intelektualitas anda. Maka, saya mohon partisipasi anda semua. Kira-kira, apa sih yang terlintas dalam pikiran anda saat mendengar berita ini?

-RSP-

1 comment
  1. Iya, konyol jika media massa memberitakan tentang kegaiban…. nggak mutu…,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: