ibadah dusta!

Telah menceritakan kepadaku Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa Salam, bahwa Allah Tabaaraka wa Ta’ala pada hari kiamat akan turun kepada para hamba untuk memutuskan di antara mereka dan masing-masing ummat berlutut. Orang pertama yang dipanggil adalah orang hafal al-Qur’an, orang yang terbunuh di jalan Allah dan orang yang banyak hartanya.

Lalu Allah berkata kepada penghafal al-Qur’an, “Bukankah Aku mengajarimu sesuatu yang Aku turunkan pada rasulKu?” Ia menjawab, “Benar, wahai Rabb.” Allah bertanya, “Apa yang kau amalkan dari ilmu yang diajarkan padamu?” Ia menjawab, “Dengannya, dulu aku bangun shalat di malam hari dan di siang hari.” Allah berfirman padanya, “Kau dusta!” Para malaikat berkata padanya, “Kau dusta!” Allah berfirman, “Tapi kau ingin memperoleh pujian bahwa si fulan ahli baca al-Qur’an dan memang telah kau peroleh ujian itu.”

Setelah itu pemilik harta didatangkan lalu Allah bertanya kepadanya, “Bukankah Aku melapangkan rizkimu hingga Aku tidak membiarkanmu memerlukan kepada siapa pun?” Orang itu menjawab, “Benar, wahai Rabb.” Allah bertanya, “Lalu apa yang kau lakukan dengan apa yang Aku berikan padamu?” Ia menjawab, “Aku menyambung silaturrahim dan bersedekah.” Allah berfirman padanya, “Kau dusta!” Para malaikat berkata padanya, “Kau dusta!” Allah berfirman, “Tapi kau ingin memperoleh gelar bahwa si fulan dermawan dan memang telah kau peroleh gelar itu.”

Kemudian orang yang terbunuh di jalan Allah didatangkan, Allah bertanya kepadanya, “Karena apa kau terbunuh?” Ia menjawab, “Aku diperintahkan berjihad di jalanMu lalu aku berperang hingga aku terbunuh.” Allah berfirman padanya, “Kau dusta!” Para malaikat berkata padanya, “Kau dusta!” Allah berfirman, “Tapi kau ingin memperoleh gelar si fulan pemberani dan memang telah kau peroleh gelar itu.” Setelah itu Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa Salam memukul lututku dan bersabda, “Hai Abu Hurairah, ketiga orang itulah makhluk Allah pertama-tama yang neraka dinyalakan karena mereka pada hari kiamat.”

(HR Tirmidzi, 2304, hadits hasan gharib; HR Muslim, 3527)

Iklan
2 comments
  1. Kalau Istighosah Dusta gak???

    • muslimpeduli said:

      hadis di atas ini berbicara mengenai ibadah yg dilakukan tdk semata mengharap ridho Allah, tapi juga mengharap pujian dari manusia. sebuah peringatan, menurut saya, dari Allah pada kita untuk selalu membersihkan hati dari syirik kecil, yaitu riya’. maka, pengakuan qari’, dermawan, dan mujahid tersebut di akhirat dianggap sebagai pengakuan dusta. ibadahnya pun dusta. mengakunya (zhahir-nya) beribadah pada Allah, padahal mengharapkan sesuatu yg lain.

      istighasah tidak masuk pembahasan ini. menurut saya, masalah tsb masuk pada pembahasan ttg bid’ah. didasarkan pada hadis,

      Barangsiapa menimbulkan sesuatu yang baru dalam urusan (agama) kita yang bukan dari ajarannya maka tertolak. (HR. Bukhari)

      Sesungguhnya ucapan yang paling benar adalah Kitabullah, dan sebaik-baik jalan hidup ialah jalan hidup Muhammad, sedangkan seburuk-buruk urusan agama ialah yang diada-adakan. Tiap-tiap yang diada-adakan adalah bid’ah, dan tiap bid’ah adalah sesat, dan tiap kesesatan (menjurus) ke neraka. (HR. Muslim)

      ditambah lagi, ada qaidah ushul fiqh yg dinyatakan oleh banyak ulama ushul (salah satunya abdul wahab khalaf) yg menyatakan, al ashlu fil ibadatil buthlan, hatta yaquulu ad daliilu ‘alaa al amri. hukum asal dari ibadah adl batil, sehingga dikatkaan dalil yang menunjukkan atas perintahnya.

      selama ini, belum saya jumpai hadis yg secara spesifik membahas mengenai tata cara, kewajiban, maupun sunnah mengenai istighasah seperti yg dilakukan oleh banyak di antara kaum muslimin, hari ini. adanya hadis umum yg menunjukkan fadhilah, tapi kemudian ditarik menuju ranah ahkam yg menunjukkan masalah wajib, sunnah, dsb.

      secara singkat begitu. semoga jawaban ini membantu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: