sesuai tuntunan rasul saja

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyuruh mereka, maka beliau menyuruh sesuai kemampuan mereka.” Mereka berkata, ‘Sesungguhnya kami tidak seperti keadaanmu, yaa Rasulallah, karena Allah telah mengampunimu dari dosamu yang terdahulu dan kemudian.’ Lalu beliau marah hingga kemarahan itu tampak pada wajahnya. Kemudian beliau bersabda, ‘Sesungguhnya orang yang paling bertaqwa dan paling kenal dengan Allah dibandingkan kalian adalah aku’.” (HR Bukhari)

Pelajaran penting buat kita, kawan. Bahwa ibadah yang disyariatkan cukuplah yang telah Rasulullah contohkan. Tak lebih dan tak kurang. Saat ghirah untuk beribadah sedang tinggi, setelah melaksanakan yang wajib, ambillah yang sunnah. Jangan tambah dengan yang bid’ah. Rasulullah adalah sosok yang paling ‘alim, paling bertaqwa, sehingga kedekatan kita dengan Allah sesungguhnya dapat diukur dari seberapa dekat kita mengamalkan ajaran Rasul. Seberapa dekat kita dengan sunnah-sunnahnya.

Kalau masih memaksa menambah-nambahi yang di luar ketentuan, silakan tanyakan pada diri kalian sendiri, saat muhasabah harian kalian, “Sebenernya, yang lebih memiliki pengetahuan tentang agama ini siapa? Allah dan Rasulnya atau kita?”

Jauhi bid’ah, karena bid’ah hanya tampak indah di luar. Tapi sama sekali tak membawa maslahat bagi kita di hari pembalasan kelak. Bahkan, Rasul berkata, itu hanya akan menambah beban kita di akhirat.

Sesungguhnya ucapan yang paling benar adalah Kitabullah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk (yang disampaikan) Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Sedangkan seburuk-buruk urusan adalah urusan yang diada-adakan. Setiap yang diada-adakan adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat, dan setiap kesesatan ada di neraka. (HR Muslim)

Cukuplah syariat Allah dan RasulNya bagi kita. Mari tundukkan kepala kita di bawah payung ketaatan. Mari serahkan diri kita di dinding bernama ikhlas. Mari sandarkan ibadah kita di sebuah pegangan bertitel ittiba’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: