nabi, tentang anshar

“Wallahi, kalau kalian mau, sementara kalian bisa membenarkan dan dibenarkan, maka kalian bisa berkata, ‘engkau datang kepada kami dalam keadaan didustakan, namun justru kami membenarkanmu; dalam keadaan lemah dan kamilah yang menolongmu; dalam keadaan terusir dan kamilah yan gmemberimu tempat; dalam keadaan papa dan kamilah yang menampungmu’. Apakah di dalam hati kalian masih terbersit hasrat keduniaan, yang dengan dunia itu aku hendak mengambil hati segolongan orang agar masuk Islam, sedangkan terhadap keislaman kalian aku sudah percaya? Wahai orang-orang Anshar, apakah kalian tidak berkenan di hati jika orang lain pergi membawa onta dan domba, sedangkan kalian kembali bersama rasul Allah ke tempat tinggal kalian?

Demi yang jiwa Muhammad ada di tanganNya, kalau bukan karena hijrah, tentu aku termasuk orang Anshar. Jika orang-orang menempuh suatu jalan di celah gunung, dan orang Anshar menempuh celah gunung yang lain, tentu aku memilih celah yang ditempuh orang Anshar. Yaa Allah, rahmatilah orang Anshar, anak-anak orang Anshar, dan cucu orang Anshar.”

-Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, ba’da Hunain-

Iklan
4 comments
  1. ziyy said:

    suka banget sama kaum Anshar.
    kamu pernah baca novel ‘The road to the Empire’ karya sinta yudisia?
    tokoh Salim kepada Takudar ngingetin aku sama kaum anshar.
    mereka dipersaudarakan
    seperti kaum anshar (salim) dipersaudarakan kepada Takudar (muhajirin)

    • muslimpeduli said:

      jadi inget kata rasul pada seorang lelaki dulu, “anta ma’aa man ahbabta.”

      belum pernah mbak. kalo punya ebooknya boleh lah dibagi.

  2. ibnu hasan aththobari said:

    Allah memuji orang2 anshar dg firmanNya yg abadi :

    وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ [الحشر/9

    dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) ‘mencintai’ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang muhajirin), atas diri mereka sendiri, Sekalipun mereka dalam kesusahan. dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka Itulah orang orang yang beruntung.

    Ghailan ibn Jarir berkata : aku bertanya kpd Anas ibn Malik Radhiyallahu `Anhu : “apa pendapatmu ttg nama Anshar, apakah kamu yang menamai diri sendiri dg nama itu atau Allah yg menamai kalian?” Kata Anas :” bahkan Allah yg menamai kami” [ibnu hajar dlm fathul bari 3776]

    ini adalah nama islami, nama ini disematkan Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam kpd suku aus dan khazraj serta sekutu mereka spt nampak pada hadis Anas diatas. suku aus dinisbatkan kpd Aus ibn Haritsah sedangkan suku khazraj dinisbatkan kpd Al-Khazraj ibn Haritsah keduanya adalah putra Qailah yakni ibu mereka, adapun ayah mereka adalah Harits ibn Amir ibn Amir, demikian kata Ibnu Hajar

    mencintai kaum anshar adalah sebagian dr iman

    dari adi ibn tsabit, ia berkata :” aku mendengar Al-Barra berkata :” aku mendengar Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam -atau dia berkata- Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda :” kaum anshar..tdklah seorang mencintai mereka kecuali dia seorang mu`min dan tdklah membenci mereka kecuali dia orang munafik, siapa yang mencintai mereka maka Allah akan mencintainya dan siapa membenci mereka Allah akan membencinya [fathul bari hadis 3783]

    dari Anas ibn Malik dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam, beliau bersabda :” tanda keimanan adalah mencintai kaum anshar dan tanda kemunafikan adalah membenci kaum anshar [fathul bari 3784]

    Nabi mencintai kaum anshar

    dari Anas ibn Malik, ia berkata :” Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam melihat kaum wanita dan anak-anak datang, Nabi berdiri tegak seraya berkata :” Ya Allah, kalian adalah manusia yang paling aku cintai”. beliau mengucapkannya 3 kali [fathul bari 3785]

    masih banyak hadis2 Nabi yang menyebutkan keutamaan kaum anshar spt yg dihimpun oleh imam ibnu hajar dalam kitabnya fathul bari [syarah shahih bukhari] dlm kitab manaqibil anshar, blm lagi hadis2 yg menyebutkan keutamaan pribadi2 sahabat anshar yg mulia spt saad ibn muaz, saad ibn ubadah, usaid ibn hudhair, abu thalhah, ubay ibn kaab, muaz ibn jabal, zaid ibn tsabit, abdullah ibn salam, abbad ibn bisyr dll radhiyallahu ta`aal anhum ajma`in.

    semoga kita bisa belajar dan berguru kpd mereka..

    • muslimpeduli said:

      jazakallah khairan ust. semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: