Celupan Allah (1)

Antum tahu salah satu sebab sulitnya kita tergetar saat dibacakan ayat-ayat Allah–dengan perbandingan menggigilnya Rasul saat turunnya wahyu pertama? Itu karena kita gagal sepenuhnya mencelupkan diri kita dengan shibghatillah. Sebelum mencerna al Quran, kita telah terwarna dengan diin lain; dengan jalan hidup lain; dengan cara pandang lain. Kita makin suka berfilsafat. Kita makin senang mencanggih-canggihkan diri dengan ajaran Barat. Yang parah, kita malah bisa jadi tak bangga lagi pada Islam; pada al Quran. Snob.

kata seorang ustadz yang tinggal di suatu tempat yang luar biasa jauh

4 comments
  1. Azzam said:

    tantangan terbesar bagi seorang muslim di zaman ini.
    Disorientasi kehidupan dan menjaga izzah-nya!

    • reza said:

      betul, akhi. dan kalau kita nggak mulai dari sekarang (juga dari diri sendiri), lantas kapan kita akan memetik buah (sementara permulaan yg cepat pun belum tentu akan membuahkan hasil yg instan juga)?

  2. ziyy said:

    ini tulisan bakal ada versi tulisan yg lebih panjang kn Za?

    • reza said:

      sepertinya nggak dalam waktu dekat mbak. sebenarnya udah ada materi, tapi baru sebatas teori. aku belum bisa berikan penjelasan lebih jauh, krn sampai saat ini juga masih sulit merasakan hal yg begitu. aku tunggu sampai paham bener deh, baru ditulis. ustadz itu kemarin juga malah melanjutkan,

      “barangkali bukan kita nanti yg bisa meraih hal2 seperti ini. tapi itu jelas bisa kita mulai dari anak2 kita.”

      dan kebetulan juga, anak pertamanya bernama Shibghatullah Mujahid.🙂

      ah ya, mungkin bisa dimulai dengan serius dlm menyikapi ayat2 Quran. bukan semata dibaca saja, tapi juga dipahami bener. barangkali dari situ ada jalan menuju kebaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: